Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dampak Positif Adanya Wabah COVID-19 Dirasakan Warga Desa Bambe

Dengan adanya wabah COVID-19 yang sangat meresahkan masyarakat dan membawa banyak dampak negative terhadap negara, ternyata banyak membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Bambe, Kec. Driyorejo, Kab. Gresik. Masyarakat di Desa Bambe ini sangat antusias untuk mencegah penularan virus ini, mereka saling menjaga kebersihan, dan kesehatan. Pada awalnya warga di desa ini masih sulit diatur dan masih kurang kesadaranya untuk melakukan physical distancing.
Dampak Positif Adanya Wabah COVID-19 Dirasakan Warga Desa Bambe

Namun hari demi hari kesadaran masyarakat warga Desa Bambe ini semakin meningkat. Masyarakat sudah mulai mematuhi imabauan dari pemerintah baik dalam hal beribadah ataupun beraktivitas, dalam hal beribadah, masyarakat Desa Bambe mewajibkan menggunakan masker selama proses beribadah dan menjaga jarak sejauh 1 meter.

Tak hanya masyarakat usia tua, para remaja juga turut ikut serta dalam mencegah penularan virus ini salah satunya dengan pembagian tugas melakukan penyemprotan kerumah rumah warga setiap 4 hari sekali, dan memberikan masker kepada warga secara gratis, masyarakat juga sangat tegas dalam membatasi aktivitas sosial masyarakat, masayarakat selalu bertindak dan menegur para pengusaha warkop yang masih tetap buka yang banyak memicu kerumunan warga.

Menurut salah satu warga, masyarakat Desa Bambe ini sangat sadar akan pentingnya melaksanakan  physical distancing.Warga tersebut merasa bahwa dengan adanya wabah COVID-19 ini membawa dampak positif bagi warga Desa Bambe, warga desa ini yang kurang memperhatikan kebersihan, sekarang berlomba lomba menjaga kebersihan di setiap rumah dan sudut desa, bahkan ada beberapa rumah yang memberi slogan tentang kebersihan yang dulu kurang memperhatikan kesehatan tidak pernah berolahraga, sekarang setiap pagi banyak warga desa yang melakukan olahraga atau senam pagi bersama keluarga, pagi hari pukul 08.30 banyak warga yang berjemur di bawah terik matahari, yang dahulu para suami sering begadang di warung kopi hingga larut malam sekarang lebih sering menghabiskan waktu dirumah.

Selain itu dengan adanya wabah COVID-19 ini banyak menggerakan hati warga Desa Bambe untuk saling berbagi, mereka saling memberi dan lebih memperhatikan tetangga atau warga yang lebih membutuhkan. Tak hanya itu para remaja pun juga turut ikut mengumpulkan dana untuk membeli sembako guna memenuhi kebutuhan para warga yang kurang mampu.

Sudah dua kali petugas Desa Bambe di bantu para remaja membagikan sembako kepada para warga, hal ini di maksudkan agar para warga terbantu dan tidak cemas masalah ekonomi selama wabah virus COVID-19 ini, tak hanya itu para warga juga sangat mendukung dan membantu petugas desa, banyak dari mereka yang menyumbang beberapa sembako ataupun uang untuk disalurkan kepada warga yang lain, kami para petugas desa juga akan memantau warga dan berusaha sebaik mungkin agar warga tidak ada yang kekurangan dalam masalah pangan. Ujar Kepala Desa Bambe, Bapak Mujiono ketika di wawancarai, Minggu (26/04/2020).